Gangguan Pasokan Energi Kerek Proyeksi Minyak, Brent Diprediksi Sentuh $107
Harga minyak mentah diproyeksikan melonjak pada kuartal kedua dengan acuan Brent diperkirakan mencapai $107 per barel akibat hambatan logistik di kawasan Teluk.
简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Ikhtisar:Setelah kemarin kasus member ATG yang kehilangan uangnya pada saat proses maintenance, kini hadir gerakan yang mendesak robot trading Net89 untuk segera memproses penarikan dana dari para membernya secepatnya.

Setelah kemarin kasus member ATG yang kehilangan uangnya pada saat proses maintenance, kini hadir gerakan yang mendesak robot trading Net89 untuk segera memproses penarikan dana dari para membernya secepatnya. Gerakan ini digawangi oleh para pengamat investasi yang membuat grup telegram untuk mengumpulkan para korban dari Net89 yang hingga kini masih belum dapat melakukan withdraw. Tjandra Tedja dan tim ditambah Pablo Benua kini berusaha agar para korban yang menderita kerugian ini dapat segera mendapatkan kembali uang mereka. Pada grup tersebut diberikan informasi mengenai cara untuk melakukan pengaduan kepada Net89. Kepada para member diinformasikan agar mengirimkan beberapa data yang diperlukan untuk proses pengaduan kepada Net89 seperti, Foto KTP, bukti screenshot MT4 atau wallet mereka dan bukti transfer.
Namun tidak berhenti sampai disitu saja, para koordinator yang ada pada grup Telegram ini juga memberikan form untuk registrasi untuk para member yang akan memberikan kuasanya untuk memproses permintaan pengembalian dana ini dengan cara menyertai fotokopi KTP, Surat kuasa dengan materai 10rb, bukti transfer atau deposit, bukti screenshot MT4 dan bukti permintaan WD. Pada grup ini juga aktif memberikan informasi mengenai berapa banyak anggota yang sudah melapor. Tujuan dari pembuatan grup ini agar proses permintaan withdraw dari para member Net89 yang hingga kini belum mendapat kepastian yang jelas dapat segera diwujudkan.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.

Harga minyak mentah diproyeksikan melonjak pada kuartal kedua dengan acuan Brent diperkirakan mencapai $107 per barel akibat hambatan logistik di kawasan Teluk.

Analis Rabobank merevisi naik target harga minyak Brent dan WTI menyusul berlanjutnya gangguan pasokan di Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga di pasar fisik.

Disrupsi rantai pasokan di kawasan Teluk memicu revisi ke atas proyeksi harga minyak mentah **Brent** dan **WTI**, mencerminkan premi risiko dari ketatnya ketersediaan energi fisik.

Rabobank merevisi naik proyeksi harga minyak mentah secara signifikan akibat krisis pasokan global di kawasan Teluk, dengan harga Brent diperkirakan rata-rata mencapai $107 per barel pada kuartal kedua 2026.